RSS
 

Archive for May, 2013

Infrastruktur E Bisnis

07 May

InfrastrukturLatar Belakang

Teknologi berfungsi untuk memudahkan proses atau mempersingkat langkah-langkah kerja (dari sepuluh tahap menjadi dua tahap). Transportasi memudahkan orang berpergian antar-kota. Telepon mempersingkat langkah transaksi (orang tak perlu secara fisik berada di tempat transaksi) atau bahkan dalam hal perdagangan supaya lebih efisien dal lebih mempersingkat waktu dalam hal jarak maupun waktu oleh karena itu kenapa tidak jika kita mempergunakan internet sebagai sarana bisnis yang tepat cepat dan akurat dalam mencari keuntungan.

e-Business sedang berproses untuk mencari kesetimbangan dalam banyak faktor dan infrastruktur adalah faktor dengan pengaruh paling besar. Sebagai contoh, gardu pembangkit listrik merupakan pendistribusian tenaga listrik di suatu tempat atau daerah. Jika kita ingin menjalankan perangkat keras komputer maka akan membutuhkan tenaga listrik sebagai faktor utama untuk menjalankan sebuah komputer. Namun jika di suatu daerah tersebut terdapat gardu listrik dan sudah berdiri di satu daerah, namun infrastruktur listrik tidak memadai tentu proses bisnis dengan cara termutakhir tak dapat berjalan baik di sana.

Kemajuan teknologi komunikasi dan jaringan terutama internet, menyediakan inrastruktur yang dibutuhkan untuk e-business. Bagian ini memberikan pengantar atas gambaran umum konsep jaringan dan mendiskusikan isu-isu strategis yang berkaitan dengan metode-metode alternatif yang dapat dipergunakan organisasi ataupun kelompok dalam mengimplementasikan e-business pada organisasinya.

Banyak perusahaan telah membuktikan bahwa infrastruktur e-business dapat memberikan manfaat langsung terhadap perusahaan dan bagi kelangsungan hidup perusahaan tersebut. Infrastruktur e-business terdiri dari berbagai macam komponen teknologi informasi yang memberikan layanan bersama dan menyediakan kemampuan untuk menjalankan berbagai aplikasi bisnis. Aplikasi bisnis tersebut melakukan berbagai macam proses bisnis pada perusahaan yang memungkinkan untuk mengubah kondisi bisnis perusahaan menjadi lebih baik.

Akan tetapi, perusahaan mungkin saja tidak efektif menggunakan infrastruktur e-business untuk menghasilkan aplikasi bisnis yang efektif. Demikian pula sebaliknya, perusahaan mungkin tidak dapat menghasilkan aplikasi bisnis yang efektif meskipun infrastruktur e-businessnya sudah sedemikian efektif. Pada kondisi seperti ini perusahaan tidak akan mendapatkan hasil apapun dari infrastruktur dan aplikasi bisnis yang dimilikinya karena tidak adanya keselarasan antara strategi bisnis dan teknologi informasi. Dengan kata lain, dua hal yang sangat dibutuhkan adalah infrastruktur e-business serta aplikasi bisnis yang efektif untuk memenuhi peningkatan kebutuhan pelanggan tanpa meningkatkan biaya. Oleh karena itu, komponen infrastruktur e-business yang dimiliki harus dapat mencerminkan implementasi aplikasi bisnis utama dan selaras dengan strategi bisnis perusahaan. Dari semua masalah diatas maka dalam makalah ini kami memutuskan untuk membahas tentang apa saja yang berkaitan dengan infrastruktur e-business.

Download Materi

 

e-Society

07 May

PERUBAHAN DI DUNIA KERJA

esociety_fig_ubiquitousNegara-negara industri Barat saat ini sedang mengalami perubahan besar dalam nilai-nilai baik sosial dan pekerjaan. Di sini, pengangguran, ketidakpastian, dan ketidakpuasan adalah faktor berpengaruh, meskipun tuntutan dan harapan kerja dan waktu luang terus meningkat. Kondisi kerja yang memberikan tingkat tinggi pekerjaan kemerdekaan dan lebih mengakomodasi dan kehidupan pribadi dalam permintaan. Apresiasi dan kemungkinan penataan merupakan faktor motivasi yang penting, terutama untuk karyawan dengan kualifikasi yang lebih tinggi.

Picture1

 

Gambar menunjukkan tiga faktor yang mempengaruhi cara di mana kita bekerja:

Perubahan pasar. Globalisasi hubungan pasar dan persaingan telah mengakibatkan globalisasi cara di mana kita bekerja dan pekerjaan kita kontak. Pekerjaan sekarang melibatkan kerjasama melintasi jarak spasial besar dan berbeda zona waktu. Hambatan linguistik dan budaya harus diatasi. Terlepas dari globalisasi, perubahan struktur sektoral juga terjadi, Pergeseran jangka panjang dalam kepadatan pekerja dari pertanian (sektor primer) ke sektor produksi (sektor sekunder) dan kemudian ke layanan dan masyarakat informasi (sektor tersier) telah berubah kegiatan kami dan dunia kerja. Meskipun fluktuasi sesekali, pekerjaan di bidang informasi jelas mendominasi di negara maju, semua kegiatan yang berkaitan dengan produksi informasi, pengolahan informasi, dan distribusi informasi termasuk dalam sektor ketenagakerjaan ini.

Kemajuan teknologi. Biaya penurunan daya pemrosesan komputer dan media penyimpanan serta kenaikan simultan dalam layanan telah mengakibatkan ketersediaan luas informasi dan komunikasi infrastruktur. Komputer teknologi dan telekomunikasi telah tumbuh bersama-sama dan digitalisasi wilayah yang luas ekonomi. Fungsi komputer dan fungsi jaringan sekarang telah miniatur dan menghilang ke dalam permukaan bangunan dan benda-benda.

Perubahan sosial. Gaya hidup dan struktur rumah tangga berubah karena nilai berevolusi. Misalnya, jumlah orang tua tunggal dipekerjakan serta rumah tangga tunggal adalah terus meningkat. Untuk alasan ini, perusahaan dan organisasi harus mempertimbangkan kebiasaan dan kebutuhan karyawan mereka. Masyarakat telah mengembangkan lebih dan lebih ke masyarakat multioption, di mana setiap individu secara simultan bekerja di beberapa daerah. Individu menawarkan kemampuan kepada perusahaan yang berbeda (karyawan) dan juga aktif sebagai pengusaha (majikan).

Kendala ruang dan waktu proses bisnis dalam hal ekonomi dan kebijakan secara bertahap membubarkan dengan adopsi teknologi informasi dan komunikasi. Ini menciptakan resiko dan bahaya, dan memerlukan organisasi inovasi dan penyesuaian sosial.

Download Materi

 

MENGELOLA SUMBER DATA

02 May

technology_DBMS1

 

Konsep Pengorganisasian File

Sistem komputer mengorganisasi data ke dalam sebuah hierarki yang dimulai dengan bit dan byte, menuju field,record dan basis data.Sebuah bit mewakili wewakili unit terkecil dari data yang dapat disimpan dalam komputer. Sekumpulan bit disebut byte, mewakili sebuah karakter tunggal. Pengelompokan karakter menjadi sebuah kata, kumpulan kata, atau bilangan lengkap dinamakan field. Sekumpulan field yang saling berhubungan berkumpul menjadi sebuah record. Sekumpulan record yang jenisnya sama dinimakan file. Sekelompok file yang berhubungan membentuk basis data. Sebuah record menggambarkan sebuah entitas. Entitas adalah orang, tempat, hal, atau kejadian yang informasinya disimpan dan dipelihara. Setiap karakter atau kualitas yang menggambarkan entitas khusus disebut atribut.

Masalah dengan lingkungan file tradisional.

Pada kebanyakan organisasi file data dan sistem cenderung bertumbuh secara mandiri tanpa rencana menyeluruh untuk perusahaan. Setiap aplikasi tentu saja membutuhkan file dan program komputernya sendiri untuk dapat bekerja. Masalah-masalah yang ada adalah redundansi dan inkonsisten data, ketergantungan program data, tidak fleksibel, buruknya keamanan data, dan ketidakmampuan berbagi data diantara aplikasi-aplikasi.

  • Redundansi dan inkonsisten data

Redundansi data adalah duplikasi data dalam beberapa file data sehingga data yang sama di simpan di dalam lebih dari 1 lokasi. Redundansi data terjadi ketika kelompok yang berbeda dalam organisasi mendapatkan data yang sama secara independen dan menyimpannya secara independen juga. Redundansi data menghabiskan tempat penyimpanan data dan juga menimbulkan inkonsisten data, dalam arti atribut yang sama mungkin mempunyai nilai berbeda.

  • Ketergantungan program data.

Mengacu pada pasangan data yang tersimpan dalam file dan program tertentu yang dibutuhkan untuk memperbarui memelihara file tersebut sehingga perubahan dalam programnya membutuhkan perubahan dalam datanya.

Download Materi